Jl. Srijaya Negara Bukit Besar Palembang 30139

Activity

Latest
Activity Post

Blog
  • 2026-07-20 02:34:56
  • kaizen

Tim Pengabdian UNSRI–SPF dengan Topik Usulan Formulasi Middleware Melakukan Audiensi Lanjutan Bahas Fondasi Integrasi Data Industri.

Ogan Ilir - 20 Juli 2026 – Universitas Sriwijaya (UNSRI) melalui tim dosen yang dipimpin oleh Prof. Deris Stiawan, S.Kom., M.T., Ph.D. bersama tim melakukan pertemuan dengan manajemen SPF untuk membahas peluang kerja sama di bidang riset, pengabdian kepada masyarakat, serta implementasi teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung transformasi industri.
 

Pertemuan dipimpin oleh Pak Anton selaku pimpinan rapat dari SPF Napan Persada dan dihadiri oleh Pak Agus, Pak Danan, Prof. Deris Stiawan, S.Kom., M.T., Ph.D. beserta tim UNSRI, serta Pak Dr. Ahmad Zarkasi, M.T.dan tim.

Dalam pembukaan, Pak Anton menjelaskan sejarah perusahaan dan menyampaikan bahwa SPF merupakan bagian dari grup perusahaan Napan Persada yang memiliki komitmen dalam transformasi digital. Ia juga mengapresiasi hasil pertemuan sebelumnya yang dilaksanakan secara daring, khususnya terkait program magang berdampak yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Deris Stiawan, S.Kom., M.T., Ph.D memaparkan tiga fokus utama kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama, yaitu pengembangan IT Dashboard, Mechanical Engineering (ME), serta Humas berbasis Agentic AI. Ketiga bidang tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Dalam diskusi mengenai infrastruktur teknologi informasi, Pak Anton menjelaskan bahwa sistem perusahaan saat ini masih mengadopsi arsitektur on-premise, meskipun sebagian layanan telah mengalami peningkatan. Ia juga menyampaikan bahwa kendala konektivitas internet yang sebelumnya menjadi tantangan kini telah mengalami perbaikan. Selain itu, sistem Enterprise Resource Planning (ERP) telah menggunakan mekanisme cluster, sehingga keamanan dan privasi data perusahaan menjadi lebih terjamin.
 

Pembahasan juga menyoroti integrasi data industri. Saat ini perusahaan telah memanfaatkan perangkat Rockwell Automation dengan komunikasi melalui RSLinx, sehingga proses pengambilan data dari PLC dapat dilakukan melalui jaringan RJ45. Data operasional yang tersedia berasal dari sistem SCADA dan tersimpan dalam berbagai format, termasuk basis data SQL maupun berkas teks.

Dalam pembahasan mengenai predictive maintenance, Pak Anton menyampaikan kebutuhan perusahaan akan sistem yang mampu mendeteksi pola anomali pada mesin produksi serta memprediksi potensi kerusakan sebelum terjadi kegagalan. Menanggapi hal tersebut, Tim mengusulkan penerapan pendekatan signature-based detection sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi pola operasi normal maupun anomali pada peralatan industri. Pendekatan tersebut selanjutnya dapat dikembangkan menggunakan analisis pola dan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung predictive maintenance, termasuk dalam memperkirakan life cycle motor listrik sehingga kegiatan pemeliharaan dapat dilakukan secara lebih tepat dan terencana.

Pak Anton menambahkan bahwa perusahaan memang memiliki visi untuk mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses bisnis, tidak hanya untuk melakukan analisis data, tetapi juga mendukung berbagai proses kalkulasi dan pengambilan keputusan secara otomatis.

Selain itu, dibahas pula peluang pengembangan Computer Vision untuk mendukung proses inspeksi kualitas kayu. Teknologi tersebut diharapkan mampu melakukan deteksi cacat (defect detection) sekaligus melakukan grading produk berdasarkan karakteristik warna (color-based grading), sehingga proses pemeriksaan kualitas dapat dilakukan secara lebih cepat dan konsisten.

Tim Unsri menyambut baik peluang tersebut dengan mengusulkan agar perusahaan dapat menyediakan sampel kayu maupun data pendukung sebagai objek penelitian di lingkungan kampus. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan, tetapi juga mendukung kegiatan penelitian dan pembelajaran di Universitas Sriwijaya.

 

Pada aspek riset industri, kedua belah pihak mengidentifikasi beberapa topik prioritas yang akan dikembangkan bersama, antara lain:

  • Prediksi kerusakan peralatan (predictive maintenance) melalui integrasi data PLC dan data konsumsi listrik.
  • Optimasi parameter produksi untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil produksi.
  • Analisis korelasi antara data PLC dan data kelistrikan sebagai upaya mitigasi downtime serta pencegahan kerusakan peralatan produksi.

Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian Universitas Sriwijaya mengusulkan pengembangan middleware industri yang berfungsi sebagai penghubung antara sistem PLC, SCADA, basis data perusahaan, serta platform analitik berbasis AI. Middleware tersebut diharapkan menjadi fondasi integrasi data industri sehingga mendukung implementasi dashboard, analitik prediktif, dan pengembangan solusi AI secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, Universitas Sriwijaya dan SPF berkomitmen memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menghasilkan inovasi berbasis kecerdasan buatan, analitik data, serta teknologi digital yang mampu meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing industri nasional.